Minggu, 02 Desember 2012

Prinsip Menggambar Bentuk


Standart Kompetensi :
Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa.
Kompetensi Dasar :
Menggambar bentuk dengan objek karya seni rupa terapan tiga dimensi.


5. PRINSIP MENGGAMBAR BENTUK
               Dalam menggambar bentuk ada beberapa prinsip yang harus diperhatikan. Tujuannya, agar gambar yang dibuat lebih tepat/ mirip dengan objek yang digambar. Prinsip-prinsip tersebut adalah perspektif, proporsi, kompisisi, gelap-terang, dan bayang-bayang.
               Untuk prinsip perspektif sudah dijelaskan dalam bab sebelumnya. Sehubungan dengan hal itu dalam bab ini akan membahas tentang proporsi, komposisi, gelap terang, bayang-bayang (shadow).

5.1 Proporsi
               Prinsip proporsi dalam menggambar bentuk adalah perbandingan bagian perbagian atau bagian dengan keseluruhan. Dengan menerapkan prinsip proporsi ini objek gambar yang satu dengan yang lain harus tampak wajar. Misalnya gambar cangkir dengan gambar poci tentu lebih besar pocinya. Akan tampak tidak wajar jika cangkir digambar besar daripada poci.

5.2 Komposisi
               Komposisi disebut juga dengan susunan. Komposisi dalam menggambar bentuk diartikan sebagai susunan atau letak objek gambar. Letak objek gambar yang satu dengan objek gambar yang lain hendaknya tidak berjauhan sehingga tidak tampak terpisah. Bila objek gambar disusun menyatu akan tampak indah.

5.3 Gelap-Terang (Half-Tone)
   Benda akan terlihat oleh mata kita bila terkena cahaya. Bagian benda yang terkena cahaya akan tampak terang. Sedangkan bagian benda yang tidak terkena cahaya akan gelap. Di antara bagian terang dan bagian gelap/ tidak terang (half-tone).
Dalam menggambar bentuk agar kelihatan realis atau seperti tiga dimensi hendaknya memperhatikan nada gelap-terang atau sering disebut half-tone. Bagian benda yang terang hendaknya diberi warna yang muda atau dibiarkan saja dengan  warna putih kertas, bagian benda setengah terang atau setengah gelap diberi warna sedang atau diarsir sedang (pensil tidak terlalu ditekan), dan bagian benda yang tampak gelap diberi warna tua atau diarsir warna hitam pekat.

5.4 Bayang-Bayang (Shadow)
               Benda yang terkena sinar akan menghasilkan baying-bayang. Bayang-bayang itu jatuh tidak jauh dari benda yang terkena cahaya. Dalam menggambar bentuk, peranan baying-bayang akan menentukan terciptanya kesan tiga dimensi (realis). Oleh Karena itu, bayang-bayang meskipun agak samar-samar tetap harus ada.
               Bayang-bayang dapat dibedakan menjadi tiga yaitu : bayang-bayang awak (bayangan karena sinar, terdapat pada benda tersebut), bayang-bayang langkah (bayangan benda karena sinar, mengenai benda lain), dan bayang-bayang sendiri (bayangan benda pada permukaan yang licin).  

5. ISOMETRI
               Isometri adalah metode atau teknik menggambar objek yang ukurannya lebih kecil dari manusia. Teknik ini dipakai agar penggambaran objek gambar tidak mengalami distorsi. Secara konstruktif, proporsi semua benda jika disederhanakan berasal dari bentuk kotak atau persegi.

a.       Menggambar gelas dan botol 


 
  1. Menggambar gelas

 Contoh Gambar
 
























   









3 komentar:

  1. White Gallery, bisa anda lihat dengan alamat: whitegallery84.blogspot.com

    BalasHapus
  2. gambar teknik blok itu jaya gimana ya ??

    BalasHapus
  3. gambar teknik blok itu kaya gimana yaa ?

    BalasHapus